Cinta kepada orang tua adalah "hukum kodrat yang pertama"

Senin, 16 Februari 2009

Rahasia Win XP

<>Mempercepat waktu Boot.<>

<>Fitur yg lumayan asik dari Windows XP adalah kemampuan untuk mendefrag ketika ada dalam proses booting. Boot Defrag pada prinsip menata file2 yg relevan dengan booting secara berurutan. Secara default fitur ini telah diaktifkan pada beberapa Build Windows, tapi beberapa build windows tidak, ada baiknya kalo kita cross check terhadap fiotur yg satu ini.

1. Start Menu>Run

2. Regedit

3. HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction

4. Cari “Enable” dibagian kanan regedit

5. Klik “Modify”

6. Pilih “Y to enable”

7. Reboot<>

Mempercepat Loading Windows Menu.

Tweak ini adalah tweaking fav saya, karena akan komputer kita terasa lebih cepat. Tweaking ini membuang waktu delay ketika kita mengklik menu dan windows XP menampakkan Menu.

1. Start>Run

2. Regedit>Ok

3. “HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\”

4. Pilih/Sorot “MenuShowDelay”

5. Klik kanan dan pilih “Modify’

6. Ketik angka “100″

Angka 50-150 adalah kisaran yg baik, bisa disesuaikan dengan Mood anda

Mempercepat Loading Program.

Tweaking ini bisa berjalan untuk sebagian besar program. Jika program tidak mau loading seperti yg diharapkan, silahkan aja dikembalikan ke setting semula.

1. Klik kanan pada icon/shortcut yg berkaitan dengan program.

2. properties

3. Pada kotak ‘target’, tambahkan ‘ /prefetch:1′ diakhir kalimat.

4. Klik “Ok''!!! gampang kan, Program akan loading lebih cepat.

Mempercepat Shutdown Windows XP.

Tweaking ini mengurangi waktu tunggu secara otomatis ketika windows sudah menerima instruksi untuk shutdown.

1. Start>Run

2. ‘Regedit’>OK

3. ‘HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop\’

4. Sorot ‘WaitToKillAppTimeout’

5. Klik kanan dan pilih modify

6. Ubah value menjadi ‘1000′

7. Klik ‘OK’

8. Sorot ‘HungAppTimeout’

9. Klik kanan dan pilih modify

10. Ubah value menjadi ‘1000′

11. Klik ‘OK’

12. ‘HKEY_USERS\.DEFAULT\Control Panel\Desktop’ sorot WaitToKillAppTimeout’

13. Klik kanan dan pilih modify

15. Ubah value ke ‘1000′

16. Klik ‘OK’

Read more...

Rabu, 21 Januari 2009



mata pencaharian masyarakat
dan patung petani dialon-alon temanggung
Read more...

Tentang kota kelahiranku

Kotaku

Kota Temanggung berada di Kabupaten Temanggung. Kota ini menjadi pusat pemerintahan dari daerah tersebut. Perkembangan kota ini banyak dipengaruhi oleh kondisi lingkungan alam yang subur di wilayah sekitarnya. Daerah sekitar bukannya justru menjadi hinterland yang dapat diabaikan begitu saja. Kabupaten Temanggung terkenal dengan beragam hasil bumi yang memiliki keunggulan komparatif dibandingkan dengan hasil bumi yang sama di daerah lainnya. Kota ini pun mendapatkan “hidup” daru kemampuan menciptakan ketekaitan dengan wilayah sekitarnya ini, misalnya dengan menjadi pusat administrasi pemerintahan daerah maupun menjadi pusat koleksi dan distribusi dari hasil bumi yang diproduksi oleh sekitarnya.

Panorama pegunungan yang dapat dinikmati dari sela-sela bangunan di tengah Kota Temanggung
Dibandingkan dengan kota-kota lain di Jawa Tengah, Temanggung ditempatkan sebagai Pusat Kegiatan Lokal (PKL). Secara kawasan, Kota Temanggung berada di dalam kawasan yang dikategorikan dalam perkembangan stagnan. Dengan membandingkan kondisi kota ini lima tahun lalu, nampak pertumbuhan secara fisik tidak berlangsung pesat. Namun, secara perlahan kota ini berbenah dengan cara mengembangkan sektor-sektor basis lainnya, diantaranya jasa keuangan dan pariwisata.

Sejarah Kota
Sejarah kota ini dapat dirunut jauh sebelum dinasti Mataram Islam. Keberadaannya sekarang tidak dapat dilepaskan dari sejarahnya tersebut. Konteks sosial politik yang berkembang saat itu mempengaruhi posisi strategis kota, meskipun kondisi fisik geografisnya turut berkontribusi, terutama dalam tahap perkembangan saat ini. Dimulai pada pertengahan abad ke-IX, dibuat Prasasti Wanua Tengah yang menceritakan perubahan status tanah di Desa Wanua Tengah (sekarang disebut Desa Wanua Tengah di Kec. Bulu di sebelah barat kota), yang semula merupakan tanah perdikan atau tanah Simah yang mendapat kebebasan pajak. Perubahan status tanah ini terkait dengan persembahan kepada biara di Pikatan oleh Rakai Panangkaran, berlokasi 3 km dari pusat Kota Temanggung. Permukiman pun tumbuh di daerah ini yang secara perlahan menjadikan daerah sekitarnya menjadi berkembang. Daerah lainnya yang turut berkembang menjadi kota di Kabupaten Temanggung adalah Parakan, yang terletak di sebelah timur Kota Temanggung. Desa ini mulanya berasal dari kata “marak” yang didirikan oleh Prabu Benowo.................

[ ]sumber:pikiran rakyat Read more...